rawa klepusewu
Banjir memang bukan hal yang aneh karena banjir terjadi dimana saja, di belahan bumi mana pun. Pada kondisi normal, hujan turun ke bumi diserap oleh tanah dan tumbuhan atau akan menguap dan mengalami siklus air kembali. Air akan mengalir melalui selokan dan sungai. Namun, jika air datang dalam jumlah sangat besar sehingga tanah dan tumbuhan bahkan sungai tidak mampu lagi menampungnya, maka akan mengakibatkan bencana banjir. Banjir adalah luapan air yang menggenangi suatu wilayah. Banjir biasanya terjadi bila curah hujan disuatu wilayah yang sangat tinggi.
Pda kaondisi ini selokan dan sungai tidak mampu menampung aliran air yang bertambah beberapa kali lipat dari biasanya. Hujan deras juga dapat mengakibatkan banjir besar yang datang secara tiba-tiba atau sering disebut banjir bandang. Selain disebabkan air hujan, banjir juga dapat diakibatkan oleh gelombang pasang air laut. Banjir ini sering melanda daerah-daerah pinggiran pantai seperti Jakarta Utara dan Semarang, JawaTengah.
Banjir terjadi akibat perilaku manusia, diantaranya karena banyaknya sampah dibuang sembarangan ke dalam saluran air dan sungai. Akibat, selokan dan sungai menjadi dangkal sehingga aliran air terhambat dan tergenang. Peristiwa banjir tidak hanya terjadi daerah-daerah pedesaan, tetapi sering melanda daerah perkotaan . Hal ini dikarenakan saluran air dibeberapa jalan raya oleh sampah sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik dan menggenangi jalan. Bahkan sejak tahun 2002, ibukota Negara Indonesia, hampir setiap tiba musim hujan selalu mengalami banjir. Hal utama yang menyebabkan bencana banjir adalah meluapnya sungai akibat curah hujan yang cukup tinggi. Selain itu, hilangnya serapan air hujan karena sudah beralih menjadi perumahan dan bangunan mewah dan belum tersedianya air hujan atau banjir kanal menjadi penyebab lain bencana banjir ini. Hal ini yang menyebabkan banjir adalah gelombang pasang naik, badai, dan gempa dibawah laut. Ketika pasang naik, air laut akan membanjiri daratan sekitar pantai. Namun, banjir laut yang parah biasanya disebabkan oleh siklon tropis. Selain faktok-faktor tersebut, faktor lainnya yang dapat menimbulkan banjir adalah tidak adanya daerah respan air disekitar hulu sungai. Hal ini dikarenakan hutan-hutannya telah menjadi lahan yang gundul, akibat pembalakan hutan yang tidak terkendali sehingga daerah resapan air sangat sedikit.
Dampak yang ditimbulkan bencana alam banjir sangat banyak, baik yang berhubung dengan manusia maupun lingkungan sekitar. Banjir yang menghanyutkan dan menenggelamkan rumah, harta benda bahkan jiwa manusia. Selain mengakibatkan merugikan materi atau korban jiwa, banjir besar dapat mengikis bunga tanah atau humus sehingga tanah-tanah tersebut kurang kesuburannya. Bahkan banjir besar sering terjadi dengan tiba-tiba atau banjir bandang sering memakan korban jiwa dan harta benda yang tidak sedikit.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment